Aneka Sajian Kudapan dalam Ujian Praktik Kewirausahaan MA Ma’arif NU Sidomukti

Mamnusi – Kamis 29 Januari 2026 MA Ma’arif NU Sidomukti memiliki gelaran ujian praktik mata pelajaran kewirausahaan.  Ujian praktik untuk kelas XII yang berlangsung selama dua hari, Rabu 28 Januari hingga Kamis 29 Januari 2026. Ujian ini bertujuan untuk mengukur kompetensi siswa secara langsung khususnya dalam bidang kewirausahaan.

Dalam ujian kewirausahaan ini, para peserta didik ditantang untuk merancang ide usaha, memproduksi, hingga memasarkan produk mereka sendiri. Beragam makanan dan minuman kreatif ditampilkan, mulai dari jajanan tradisional dengan inovasi rasa, minuman kekinian dengan tampilan menarik, hingga camilan modern yang dikemas secara kreatif.

Salah satu peserta didik, Marin Naura dari kelas XII IPA, mengaku senang bisa mengikuti ujian dengan cara praktik langsung. “Ujian ini seru karena kami tidak hanya belajar teori, tapi juga belajar bagaimana cara menarik pembeli dan mengatur modal. Kami jadi tahu tantangan berwirausaha secara nyata,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh M. Nizam Al Mazizi dari kelas XII IPS, peserta didik lainnya yang menjual minuman aneka rasa. “Awalnya grogi, tapi ternyata banyak yang tertarik. Dari sini saya belajar pentingnya kerja sama tim dan pelayanan ke pembeli,” katanya. Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari para guru.

Guru kewirausahaan MA Ma’arif NU Sidomukti, Ibu Novia Himmatun Nifati, S.Pd, menyampaikan bahwa ujian praktik ini bertujuan menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini.

 

 

 

 

 

 

 

“Kami ingin agar para peserta didik tidak hanya lulus secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan hidup, kreatif, mandiri, dan berani mencoba peluang usaha,” ucap beliau

Menurut beliau, kreativitas siswa terlihat dari variasi produk, rasa, hingga cara promosi yang dilakukan. Banyak siswa memanfaatkan media sosial dan poster menarik untuk menarik minat pembeli.

Dengan terlaksananya ujian kewirausahaan ini, MA Ma’arif NU Sidomukti berharap supaya para siswa memiliki bekal keterampilan kewirausahaan, pengalaman nyata berbisnis, serta siap menghadapi tantangan di masa depan. Kegiatan ini ditutup dengan evaluasi dan refleksi dari masing-masing guru untuk memberikan masukan yang konstruktif kepada peserta didik. (Tim Humas Mamnusi)